Ruginya Kalau Cadet Pilot Tidak Patuh Terhadap Aturan Sekolah

Sekolah pilot ditekuni dengan sistem asrama. Dengan kata lain, para peserta yang sudah diterima menjadi siswa pilot harus tinggal di asrama dan tidak diperkenankan keluar asrama atau bahkan pulang ke rumah selain pada waktu tertentu misalnya weekend dan hari libur. Hal ini bertujuan untuk menjadikan para siswa sebagai pilot yang handal dan profesional sehingga nantinya bisa bekerja di maskapai penerbangan. Namun, ketatnya perawaturan di sekolah pilot dengan sistem asrama tersebut kerap membuat para siswa tidak tahan terutama yang bandel dan tidak ingin dikekang.

Contoh kecilnya ialah menggunakan handphone, biasanya ada waktu tertentu di mana para siswa dapat berkomunikasi dengan orang terdekat sama halnya keluar asrama sehingga tidak mengganggu pendidikan yang dijalani. Durasi pendidikan sekolah berjalan dalam waktu yang sangat singkat, tak ada salahnya jika menahan diri agar sebisa mungkin mengikuti peraturan yang telah ditetapkan. Peraturan adalah prosedur yang harus diikuti oleh anggotanya, hal ini sudah dipertimbangkan dengan matang untuk kepentingan di masa depan. Lebih lanjut, ini dia ruginya kalau cadet pilot tak dapat patuh dengan aturan yang diberlakukan:

Lambat lulus

Sering kali melanggar peraturan sekolah bisa jadi membuat siswa lambat lulus. Contohnya soal jam terbang yang tidak terpenuhi untuk memperoleh lisensi sehingga harus menunggu waktu lebih lama baru bisa tamat dari sekolah. Lambat lulus bisa menyebabkan kehilangan kesempatan dalam memperebutkan lowongan kerja yang ada, bahkan bisa jadi pesaing tambah banyak jika menunggu peiode berikutnya untuk lulus. Lambat lulus karena tidak mengikuti sistem belajar mengajar dengan baik dapat memberikan dampak yang lebih buruk. Oleh karenanya, peraturan wajib dipatuhi dengan baik dan benar untuk menghindari hal tersebut.

Dikeluarkan dari sekolah

Kerugian yang kedua yang bisa saja dialami siswa pilot jika tidak dapat mematuhi peraturan sekolah besar kemungkinan dikeluarkan dari pendidikan dan bukan lagi sekadar lambat lulus. Ini termasuk kerugian yang tidak dapat ditolerir, biaya yang dikeluarkan sudah besar sedangkan harus dikeluarkan dari sekolah karena melakukan kesalahan konyol. Sanksi dikeluarkannya dari sekolah bisa disebabkan oleh sudah banyak melanggar peraturan sehingga tidak memperoleh keringanan lagi selain dicoret namanya. Keluar dari sekolah pertama memang berkesempatan untuk melanjutkan pendidikan di sekolah pilot lainnya, namun tentu tidaklah lepas dari peraturan yang hampir sama.

Jadi pengangguran

Kerugian yang terakhir dan kerap menjadi penyesalan karena tidak dapat mematuhi peraturan selama di asrama atau menjalani pendidikan tak lain adalah menjadi pengangguran usai lulus sekolah. Bukan hanya terlambat lulus sehingga peluang kerja tidak dapat dimanfaatkan melainkan pada dasarnya disebabkan oleh beberapa faktor lain yang bisa jadi membahayakan penerbangan. Misalnya mengkonsumsi minuman keras, merokok, dan kebiasaan buruk lainnya sehingga menjadi kecanduan dan bukan tidak mungkin mengidap suatu penyakit.

Perlu diketahui bahwa saat melamar karir di maskapai penerbangan, para pelamar harus mampu melewati serangkai tes yang tidak jauh berbeda saat pertama kali akan masuk sekolah pilot, jika mengalami masalah seumpama terhadap kondisi kesehatan bukan tidak mungkin tidak diterima menjadi pegawai. Meski saat ini peluang kerja di dunia penerbangan terbilang cukup besar karena terjadinya pertumbuhan ekonomi yang semakin pesat dan meningkatnya kemampuan masyarakat untuk pulang pergi menggunakan transportasi udara, namun tetap saja tugas dan tanggung jawab pilot adalah hal utama bagi airline untuk mendapatkan seorang pilot yang cakap dan kompeten.

Dalam sebuah pendidikan peraturan memang sifatnya mengekang, bahkan terkena sanksi jika dilanggar. Namun, hal ini berguna untuk kebaikan para cadet itu sendiri untuk menjadi pilot yang profesional dan berkualitas.

Memperbesar Peluang Masuk Sekolah Pilot

Berbanggalah apabila bisa lulus dari sekolah pilot. Bukan karena pendidikan tersebut merupakan salah satu sekolah yang bergengsi dan tidak semua orang bisa mencapainya, melainkan menjadi langkah awal dalam meniti karir sebagai seorang pilot, di mana memungkinkan untuk mengudarakan pesawat hingga ke berbagai negara di belahan dunia.

Masuk sekolah pilot adalah jalan utama yang harus ditempuh untuk memperoleh pengetahuan secara maksimal dalam dunia penerbangan hingga nantinya bisa direkrut dan bekerja di airline. Namun tidak semudah itu, profesi pilot yang sangat diakui di dunia memiliki ratusan bahkan ribuan peminat sehingga relatif sulit digapai. Contoh, untuk satu sekolah umumnya lebih dari 50 persen peserta yang harus gugur karena melebihi kuota penerimaan. Artinya peluang masuk sekolah pilot amatlah kecil apalagi jika tidak memiliki persiapan dan kemampuan yang baik. Anda bercita-cita menjadi pilot? Ayo perbesar kemungkinan agar bisa lulus seleksi dan menjadi salah satu peserta yang diterima di sekolah penerbangan. Simak dan aplikasikan tipsnya sebagai berikut:

Penuhi semua syarat-syarat

Syarat masuk sekolah pilot bukan hanya terletak pada berat dan tinggi badan yang ideal, melainkan juga IQ dan kesehatan yang baik, serta yang terakhir untuk pendidikan adalah kemampuan finansial. Meski badan ideal tapi kalau kondisi kesehatan mengkhawatirkan misalnya mengidap penyakit serius seperti jantung dan asma, ditakutkan bakal terjadi hal-hal yang tidak diinginkan ketika sedang take off. Namun bila masalah kesehatan yang dimiliki masih dapat disiasati seperti gigi berlubang, mata minus, kelebihan berat badan, dan lain sebagainya bukan tidak mungkin dapat lulus dari tahap seleksi karena dalam beberapa waktu dapat dilakukan solusi untuk menyiasatinya. Begitu pula kemampuan akademik harus bagus sebab dalam pendidikan siswa dituntut untuk cepat paham dengan masa pendidikan yang cukup singkat termasuk pula bahasa Inggris. Apabila pengetahuan terbilang masih minim, sebaiknya segera carikan solusi contoh ikut les atau kursus. Di samping itu pula umur, pastikan usia ketika mendaftar sudah memenuhi syarat agar proses pendaftaran lancar.

Siapkan fisik dan mental

Fisik dan mental perlu disiapkan semaksimal mungkin agar dapat mengikuti seleksi sebagaimana mestinya. Jangan begadang dan sebaiknya cukupkan istirahat, perbanyak olahraga, konsumsi makanan sehat, dan lain-lain yang bersangkutan dengan pola hidup sehat. Persiapan yang demikian harus diprioritaskan, kalau tidak bukan tak mungkin akan dinyatakan gugur apabila tak hadir saat seleksi. Tahap tes masuk sekolah pilot pun bukan hanya sehari atau dua hari melainkan bisa mencapai beberapa hari karena mulai dari kesehatan peserta yang lolos harus disaring, kemudian pengetahuan, begitu juga untuk tes bakat terbang. Dengan kesiapan fisik dan mental yang maksimal, bukan tidak mungkin segala proses seleksi dapat dilewati secara maksimal.

Ikuti tahap seleksi sebaik mungkin

Dalam proses seleksi, peserta umumnya akan berjuang untuk mendapat kelulusan. Jangan buat kegaduhan yang dapat mengakibatkan sanksi mengecewakan seumpana dikeluarkan. Ingat, jika memang harus mengantri untuk mendapat giliran di tes sudah sepatutnya bersabar. Tak lain pula pada soal-soal tertulis, mesti dijawab dengan seluruh kemampuan yang dimiliki dan tidak secara asal-asalan. Sementara itu pasa tahap seleksi tes bakat terbang, jangan sampai terlambat atau membuat instruktur menjadi kecewa karena poin yang Anda peroleh tergantung daripada instruktur yang mendampingi ketika tes.

Setelah berusaha semaksimal mungkin untuk bisa diterima di sekolah pilot, serahkan semuanya kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Jangan lupa iringi dengan doa agar lurus jalan yang diperoleh. Sekalipun diterima Tuhan memberikan kesempatan untuk berkarir dalam dunia penerbangan. Namun, jika Anda gagal bisa jadi tahun berikutnya Anda punya kesempatan untuk mempersiapkan segala sesuatunya dengan lebih matang atau Tuhan punya rencana lain yang lebih indah.